Bagaimana Jika Wanita Minum Kopi Berlebihan? Berbahayakah?

Konsumsi kopi secara rutin memang memberikan beragam manfaat. Namun, efeknya akan berbeda apabila dikonsumsi secara berlebihan. Itulah sebabnya, penting untuk mengetahui aturan minum kopi yang aman dan sesuai dengan batasan tubuh. Jika tidak dikendalikan dengan baik maka dapat berdampak kepada beberapa gangguan pada tubuh. Lantas apa yang terjadi apabila wanita berlebihan konsumsi kopi? Berikut ulasannya. 

Efek Minum Kopi Berlebihan Pada Wanita 

Seseorang membutuhkan asupan kafein untuk menghilangkan rasa lelah, meningkatkan fokus dan konsentrasi, serta membuat suasana hati lebih baik. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak, efek kopi bagi wanita bisa menimbulkan dampak. Tidak sekadar susah tidur dan cemas berlebihan, berikut beberapa efek yang muncul apabila wanita minum kopi melebihi batasan:

  1. Masalah Kesuburan

Minum kopi berlebihan ternyata berdampak pada menurunnya kesuburan. Kandungan kafein dalam kopi bahkan dinilai dapat mengurangi peluang seseorang untuk mengandung hingga 27%. Penelitian British Journal of Pharmacology pun menyebutkan bahwa kopi yang diminum berlebihan dapat mengurangi aktivitas tuba falopi di bagian ototnya. Itulah yang menjadi penyebab terhambatnya perpindahan sel telur dari ovarium ke rahim. 

  1. Gejala Menopause yang Terganggu

Dampak yang selanjutnya juga kerap dikaitkan dengan gangguan pada gejala menopause. Studi yang dilakukan National Library of Medicine menyebutkan bahwa perempuan yang mengonsumsi kafein risikonya lebih tinggi untuk mengalami gangguan pada gejala menopause. 

  1. Memengaruhi ASI

Waspada bagi ibu hamil yang menyusui, karena asupan kafein yang dikonsumsi dapat masuk ke ASI. Meski jumlahnya kecil, namun memungkinkan untuk mengalami penumpukan kafein pada bayi. Sehingga secara tidak langsung memunculkan efek pada bayi yang gelisah, rewel, dan susah tidur. 

  1. Keguguran 

Penelitian membuktikan bahwa konsumsi kafein lebih dari 300 mg sehari dapat meningkatkan risiko gangguan kehamilan, seperti:

  • Gangguan irama pada jantung janin
  • Gangguan perkembangan dan pertumbuhan janin
  • Keguguran

National Institutes of Health turut berpendapat bahwa kafein yang dikonsumsi setiap hari pada tujuh minggu pertama kehamilan memungkinkan seseorang mengalami keguguran. Bahkan, konsumsi kopi berlebihan pada wanita hamil turut meningkatkan risiko keguguran. Terutama saat menjelang minggu-minggu pembuahan. 

  1. Berat Bayi Saat Lahir Rendah

Kopi yang dikonsumsi melebihi batas dapat menyebabkan kelahiran bayi dengan berat yang rendah. Berat bayi lahir rendah (BBLR) memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kardiovaskuler dan diabetes saat beranjak dewasa. Hal ini disebabkan karena kafein dalam kopi lebih mudah diserap oleh tubuh dan plasenta. Itulah sebabnya, kandungan kafein yang terlalu banyak memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan janin. Ibu hamil dianjurkan untuk menghindari kafein atau kopi selama masa kehamilan. 

  1. Kandung Kemih yang Bermasalah

Masalah kandung kemih atau inkonsistensia urine merupakan kondisi dimana seseorang tidak sanggup menahan buang air kecil. Sehingga tanpa disadari urine keluar dengan sendirinya dalam frekuensi dan jumlah tertentu. Penelitian menyebutkan bahwa minum kopi lebih dari 3 cangkir per hari (329 mg kafein) pada wanita menimbulkan risiko kemungkinan alami inkontinensia urine.

Itulah informasi singkat mengenai efek minum kopi berlebihan pada wanita. Aturan minum kipi yang aman dianjurkan 3-5 cangkir sehari dengan asupan kafein maksimal 400 miligram. Di samping itu, penting untuk diingat bahwa toleransi kafein pada setiap orang berbeda-beda. Namun,jika efek negatif kopi mulai Anda rasakan, segera konsultasi dan periksakan diri ke dokter terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *