Combantrin dan Tips Mencegah Anak Cacingan

Apakah belakangan ini anak Anda mengalami penurunan berat badan juga sulit tidur? Jangan remehkan kondisi tersebut sebab bisa jadi itu merupakan gejala cacingan! Ya, gejala cacingan pada anak bukan hanya rasa gatal di bagian dubur disertai dengan kulit yang memerah. Hilangnya nafsu makan, gangguan tidur, sampai mudah emosi merupakaj gejala-gejala lain dari cacingan. 

Umumnya, cacingan pada anak-anak prasekolah adalah infeksi cacing kremi. Anda bisa segera mengatasinya dengan pemberian obat cacing seperti Combantrin. Namun tentunya, jangan terus memadamkan api ketika rumah sudah terbakar, bukan? Ada baiknya Anda juga tidak hanya mengandalkan obat cacing setiap kali gejala cacingan datang. Upaya pencegahan pun tidak boleh luput Anda lakukan. 

Tidak sulit sebenarnya melakukan pencegahan dari infeksi cacing dalam tubuh, khususnya bagi anak-anak. Beberapa cara di bawah ini bisa Anda lakukan dan tergolong sangat efektif untuk mencegah cacingan pada anak. 

Ajari Cuci Tangan 

Anak-anak lebih mudah mengalami cacingan karena mereka sangat mudah menyentuh berbagai benda sebab melakukan eksplorasi di banyak benda. Tidak jarang, dari situlah telur cacing menempel dan mudah masuk ke tubuh anak apabila ia memasukkan tangan ke mulut. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, anak-anak mesti sering mencuci tangan setiap kali memegang benda atau hendak memasukkan tangan ke mulut guna makan ataupun sekadar menyeka mulut. Pastikan Anda mengajari anak mencuci tangan dengan benar, minimal selama 20 detik dan memakai sabun antiseptik. 

Potong Kuku secara Teratur 

Hal ini sering luput dari perhatian para orang tua, padahal membuat risiko mengalami anak cacingan sangat besar. Ya, kuku yang dibiarkan panjang memungkinkan telur-telur cacing mengendap di sela kuku dan ikut masuk ke tubuh ketika anak memasukkan tangan. Karena terselip di sela kuku, saat mencuci tangan pun sangat mungkin telur-telur tersebut tidak terangkut. Karena itulah, sangat penting memotong kuku anak secara teratur. Pastikan panjang kuku anak tidak melewati batas ujung atas jari. 

Mandi Tiap Hari 

Telur cacing bisa menempel bukan hanya di bagian tangan tentunya. Mereka juga bisa menempel di bagian tubuh anak lainnya. Karena alasan inilah, tidak ada cara lain selain memastikan anak mandi tiap hari. Dengan memakai sabun mandi yang mengandung antiseptik, telur-telur cacing bisa mati tanpa sempat masuk ke tubuh dan berkembang biak di dalamnya. 

Minum Obat Cacing 

Obat cacing seperti Combantrin kebanyakan hanya digunakan sebagai obat untuk mengatasi cacingan. Padahal sebenarnya, mengonsumsi obat cacing secara teratur tiap 6 bulan sekali bisa menjadi langkah preventi terhadap infeksi cacingan. Ya, cacing-cacing yang sudah telanjur masuk ke tubuh hingga telur-telurnya bisa langsung dimatikan dengan pengonsumsian obat cacing tanpa sempat menginfeksi.

Jaga Kebersihan Rumah 

Rumah yang kotor adalah tempat yang nyaman untuk cacing berkembang biak. Risiko anak mengalami cacingan pun menjadi lebih besar karena hal tersebut. Karena itu, rajin-rajinlah menjaga kebersihan rumah. Bukan hanya mengepel lantai, sebagai upaya mencegah cacingan sebaiknya Anda juga rutin memvakum karpet dan mencuci peralatan tidur anak menggunakan air hangat. Yang tidak kalah penting, rajin-rajinlah menyikat toilet, khususnya di bagian dudukan klosetnya. 

Sterilkan Mainan Plastik 

Mainan plastik yang sering dimainkan oleh buah hati Anda bisa jadi menjadi sarang dari telur cacing dan menjadi penyebab cacingan. Alasan inilah yang membuat Anda sebaiknya mensterilkan mainan plastik setidaknya seminggu sekali sebagai upaya mencegah cacingan. 

Upaya pencegahan bisa jadi Anda lakukan dengan optimal. Namun jika sudah telanjur menemui gejala-gejala cacingan, segerala konsumsi Combantrin sebagai langkah penanganan awal. Jika gejala tidak juga membaik, periksakanlah si kecil ke dokter.    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *