Efek Samping Paramex Flu dan Batuk

Paramex flu dan batuk merupakan salah satu obat yang bisa digunakan untuk mengatasi demam. Di samping itu, obat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk tidak berdahak yang dibarengi dengan sensasi perih pada tenggorokan. Adapun khasiat itu bisa diperoleh dari kandungan yang ada di dalam obat tersebut. 

Diketahui, obat paramex flu dan batuk mengandung paracetamol yang menang bertujuan untuk meredakan rasa nyeri ringan pada tubuh. Di sisi lain, dalam obat tersebut juga ada zat pseudoefedrin HCl yang bisa secara efektif mengatasi flu, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Adapun zat lain yang ada di dalam paramex flu dan batuk adalah dekstrometorfan Hbr. Kandungan terakhir ini diyakini dapat mengatasi batuk yang disebabkan alergi. 

Kendati demikian, paramex flu dan batuk ini bukan tanpa catatan. Sebab, untuk informasi kita bersama, obat yang masuk golongan bebas terbatas ini juga memiliki efek samping. Dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya ada beberapa efek samping yang bisa muncul akibat mengonsumsi obat tersebut. 

Efek samping pertama yang bisa muncul dari obat paramex flu dan batuk menyasar bagian jantung. Diketahui, obat tersebut bisa menimbulkan efek samping yang mana jantung si pengguna bisa saja merasa berdebar-debar. Di samping itu, efek samping lainnya adalah perasaan menjadi gelisah, gangguan detak jantung, bahkan bisa menimbulkan halusinasi. 

Berikutnya, efek samping dari penggunaan paramex flu dan batuk adalah rasa mengantuk. Kita sudah tahu bersama bahwa mengantuk merupakan indikasi seseorang kurang istirahat atau tidur. Namun, di sisi yang lain, mengantuk bisa juga terjadi karena efek samping dari penggunaan obat yang mengandung zat tertentu. 

Efek samping ketiga yang dapat terjadi pada pasien adalah terjadinya gangguan di pencernaan. Terkait itu, paramex flu dan batuk bisa menyebabkan efek samping, seperti rasa mual, mau muntah, sulit berkemih, dan konstipasi. 

Empat, para pengguna paramex flu dan batuk juga harus waspada karena obat tersebut memiliki efek samping gemetar di beberapa bagian pada tubuh. Mengenai hal ini, kita memang perlu mencari tahu lebih lanjut mengapa bisa menyebabkan demikian. Oleh karena itu mencari referensi lain sangat dianjurkan. 

Sementara untuk efek samping yang kelima dapat terjadi di area mulut. Penggunaan obat paramex flu dan batuk bisa membuat mulut terasa kering. Hal ini membuat kita tahu bahwasanya mulut kering tidak hanya terjadi lantaran kekurangan cairan, tetapi bisa juga karena efek penggunaan obat. 

Sedangkan efek samping yang terakhir adalah bisa bikin hati menjadi rusak. Efek samping yang cukup mengerikan ini bisa terjadi kepada pasien apabila paramex flu dan batuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. 

Kendati memiliki beberapa efek samping, sebetulnya kita bisa menghindarinya apabila menggunakan paramex flu dan batuk sesuai aturan. Di samping itu, efek samping bisa dihindari apabila kita tidak melanggar batas pemakaian dan ketentuan yang ada mengenai obat itu. 

Atas dasar tersebut mencari tahu lebih lanjut mengenai obat yang satu ini memang diperlukan. Sehingga, berkonsultasi dengan dokter atau ahli obat, seperti apoteker, bisa menjadi pilihan untuk kita agar informasi mengenai paramex flu dan batuk yang didapatkan bisa lebih lengkap dan detail. Demikianlah penjelasan singkat mengenai efek samping obat paramex flu dan batuk. Pada dasarnya, obat ini bisa aman digunakan asalkan pemakaiannya tetap sesuai dengan ketentuan yang ada. Jika anda merasa perlu menggunakan atau menyimpan obat ini sebagai upaya jaga-jaga, maka anda bisa mendapatkannya di toko obat secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *