Selain Cedocard, Bahan Alami Ini Juga Bisa Atasi Nyeri Dada Anda

Nyeri dada seringkali dikaitkan dengan penyakit yang berhubungan dengan jantung. Padahal, tidak semua nyeri dada yang dirasakan disebabkan karena adanya gangguan dengan kinerja jantung, bisa saja nyeri dada berasal dari asam lambung yang kambuh atau pun kondisi paru – paru yang tidak sehat. Anda bisa mengonsumsi Cedocard yang terjual bebas di apotek atau aplikasi kesehatan untuk mengatasi nyeri dada yang dirasakan.

Cedocard tablet memang mampu untuk mencegah dan mengatasi nyeri dada pada pasien arteri koroner, hanya saja sebaiknya obat ini dikonsumsi sebelum melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga dan aktivitas berat yang dapat memicu terjadinya nyeri dada. Tujuan dari mengonsumsi obat ini adalah untuk merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan suplai darah. Hal ini dikarenakan adanya zat aktif isosorbide dinitrate pada cedocard. 

Nyeri dada bisa terjadi dalam beberapa menit bahkan berjam – jam yang kadang pun dapat hilang dengan sendirinya. Meski begitu, berikut ini ada beberapa jenis obat – obatan yang bisa dikonsumsi ketika nyeri dada.

  1. Aspirin

Aspirin merupakan golongan obat pereda nyeri dada yang terjual bebas di apotek atau aplikasi kesehatan. Meski dijual secara bebas, aspirin juga bisa untuk mengobati nyeri dada berdasarkan resep yang dokter buat dengan dosis tertentu.

  1. Obat pengencer darah

Salah satu penyebab nyeri dada adalah dengan adanya gumpalan yang tersumbat pada pembuluh darah. Maka dari itu, dokter akan meresepkan obat pengencer darah. Warfarin merupakan salah satu contoh obat pengencer darah yang bisa meredakan nyeri dada. Tujuan dari pemberian obat ini tentunya untuk melancarkan kembali aliran darah dan juga mencegah terbentuknya kembali gumpalan.

  1. Terapi trombolitik

Terapi trombolitik biasa dilakukan untuk menghancurkan gumpalan yang tersumbat pada pembuluh darah. Terapi ini dilakukan untuk mengatasi nyeri dada yang disebabkan karena adanya serangan jantung yang diderita.

  1. Obat nitrogliserin

Selain aspirin, obat nitrogliserin juga mampu untuk meredakan nyeri dada yang disebabkan tingginya tekanan darah. Obat ini memiliki tujuan untuk menurunkan darah dengan cara mengendurkan pembuluh darah sehingga aliran darah bisa kembali lancar dan terbebas dari sumbatan.

  1. Obat penurun asam lambung

Jika nyeri dada yang dirasakan karena terjadinya asam lambung, maka Anda bisa mengonsumsi obat penurun asam lambung. Antasida doen menjadi salah satu contoh obat penurun asam lambung yang dapat meredakan nyeri dada.

Jika Anda tidak ingin mengonsumsi obat – obatan sebagai pengobatan dalam mengatasi nyeri dada, Anda bisa menggunakan bahan – bahan alami berikut ini untuk mengatasi nyeri dada yang dialami.

  1. Kacang almond

Kacang almond akan membantu Anda meredakan nyeri dada yang terjadi karena disebabkan oleh gangguan lambung seperti GERD. Anda bisa mengonsumsi kacang almond sebanyak satu genggam atau pun meminum susu almond karena kandungan alkali yang terdapat pada kacang almond mampu menetralkan asam yang terdapat pada saluran pernapasan.

  1. Cuka apel

Anda bisa mencampurkan satu sendok cuka apel dengan satu gelas air untuk dijadikan sebagai obat nyeri dada secara alami. Cara ini cukup efektif untuk mengatasi nyeri dada yang disebabkan karena asam lambung.

  1. Kompres dingin

Jika nyeri dada yang terjadi karena nyeri otot pada dada, maka Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan kompres dingin. Biasanya gangguan otot pada dada muncul setelah Anda melakukan aktivitas berat seperti angkat beban.

  1. Minuman hangat

Minuman hangat bisa menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi nyeri dada karena adanya penumpukan gas yang terjadi di dalam tubuh sehingga membuat dada Anda sakit atau nyeri. Anda bisa mengonsumsi teh rosella sebagai salah satu minuman hangat yang bermanfaat menyehatkan jantung dan melancarkan pencernaan.

Beberapa cara di atas merupakan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi nyeri dada selain mengonsumsi Cedocard. Jika nyeri dada yang dirasakan tidak kunjung membai, segera periksakan diri ke dokter agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *