Tagged: daya tahan tubuh

Manfaat, Dosis, dan Aturan Pakai Melia Propolis

Propolis merupakan produk dari lebah pekerja yang mengandung air liur lebah serta kuncup, kulit, atau bagian lain dari tumbuhan. Lebah menggunakan propolis sebagai resin atau bahan perekat untuk menjadikan sarang mereka semakin kuat. 

Produk lebah seperti madu telah diketahui memiliki manfaat kesehatan yang besar, hal ini juga terlihat pada propolis. Propolis diklaim mengandung beragam antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Secara historis, propolis juga sudah digunakan sejak lama sebagai pengobatan tradisional China. 

Salah satu merk propolis yang terkenal adalah Melia Propolis. Propolis keluaran PT Melia Sehat Sejahtera ini diklaim memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan merk propolis lainnya. Simak artikel berikut untuk mengetahui manfaat dan keunggulan Melia Propolis. 

Keunggulan dan Manfaat Melia Propolis

Setiap tetes Melia Propolis 6 ml mengandung propolis 900 mg. Propolis yang diproduksi PT Melia Sehat Sejahtera dikumpulkan oleh lebah pekerja dari pucuk daun muda dan komponen pohon proplar atau tanaman lainnya serta getah pohon, yang kemudian dicampur dengan air liur lebah. 

Propolis umumnya memiliki tekstur yang sedikit lengket karena mengandung pesin dan lilin. Namun, Melia Propolis melalui proses pemisahan alami serta pemanasan pada suhu 60 sampai 70 derajat celcius sehingga menghasilkan tekstur yang cair. Selama prosesnya, Melia Propolis tidak menggunakan bahan kimia sehingga kualitas dan keamanannya terjaga. 

Propolis Melia murni propolis alami sehingga tidak memiliki kadaluarsa dan bebas disimpan dan diminum kapan saja. Adapun kegunaan Melia Proplis antara lain:

  • Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh
  • Mempercepat proses penyembuhan luka bakar ringan
  • Mengobati berbagai penyakit infeksi saluran pernapasan seperti pilek, flu, asma, sinusitis, bronkitis, TBC
  • Meringankan dan mengobati batuk
  • Melawan infeksi virus, bakteri, dan jamur
  • Mengobati dan meringankan gejala luka dingin dan herpes genital
  • Menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk sariawan dan gigi berlubang
  • Berpotensi mencegah beberapa jenis kanker tertentu
  • Membantu mengobati gangguan pencernaan, seperti kolitis ulserativa 

Kapan Waktu Terbaik Minum Propolis?

Melia Propolis dapat dikonsumsi secara langsung, dilarutkan dalam air, atau dicampurkan dengan madu. Propolis juga bisa dijadikan sebagai obat kumur atau obat oles untuk mengobati luka luar.

Untuk menjaga kesehatan badan, konsumsi 5-7 tetes propolis sebanyak 3 sampai 5 kali sehari atau larutkan dalam ¼ gelas air. Jika Anda dalam kondisi tidak enak badan atau untuk mengobati penyakit, Anda bisa menambahkan dosisnya yaitu 7-10 tetes dan dikonsumsi 4-5 kali sehari secara langsung atau dilarutkan dalam ¼ gelas air. 

Propolis paling baik diminum  sebelum makan dan malam sebelum tidur. 

Adakah Efek Samping Propolis?

Propolis termasuk salah satu herbal yang aman dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa. Penggunaan propolis juga sangat jarang menyebabkan efek alergi atau toksisitas. Namun beberapa orang mengeluhkan efek samping berikut setelah menggunakan propolis:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Demam
  • Mual
  • Gatal
  • Berkeringat
  • Mengantuk
  • Bersin-bersin

Agar lebih aman, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan menggunakan propolis. Jangan berikan propolis pada anak di bawah usia 2 tahun, dan berhati-hati dalam penggunaan jika Anda memiliki kondisi di bawah ini:

  • Ibu hamil atau menyusui
  • Alergi terhadap produk sampingan lebah, termasuk madu
  • Pasien gangguan pembekuan darah
  • Pasien pra operasi

Catatan

Melia Propolis merupakan suplemen kesehatan dengan beragam manfaat. Produk ini terbuat dari 100% propolis tanpa ada zat tambahan seperti pengawet, perasa, atau pewarna makanan. 

Meski mengandung bahan alami, bukan berarti propolis aman dikonsumsi oleh semua kalangan. Ada beberapa orang yang tidak disarankan mengonsumsi propolis, jadi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda menggunakannya.