Ketahui Vitamin Ibu Hamil Trimester 1 yang Harus Dipenuhi

Saat Anda sedang mengalami kehamilan trimester pertama, mungkin Anda merasa kebingungan dan kewalah mengenai apa saja yang perlu dipersiapkan. Anda mungkin juga akan kebingungan mengenai vitamin ibu hamil trimester 1 apa saja yang perlu dipenuhi kebutuhan asupannya.

Hal ini karena saat kehamilan trimester 1, merupakan tahapan yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin yang sedang dikandung. Pada saat Anda hamil trimester pertama, akan terjadi perkembangan pada janin seperti pembentukan tulang belakang bayi, penutupan tabung saraf, pembentukan sistem organ dasar dan fitur wajah, pembentukan otot, sel darah putih dan pita suara, pembentukan lengan, kaki, jari tangan dan kaki, serta sudah muncul detak jantung pertama. Mengingat pentingnya tahapan kehamilan saat trimester pertama, Anda perlu mempersiapkan dan mengetahui vitamin dan nutrisi apa saja yang harus dicukupi kebutuhannya.

Asupan Vitamin yang Harus Dipenuhi Saat Hamil Trimester Pertama

Untuk menjaga kesehatan sekaligus memenuhi nutrisi kehamilan penting selama sembilan bulan ke depan, Anda bisa mulai mengonsumsi vitamin ibu hamil trimester 1 yang mengandung beberapa hal seperti berikut ini.

Asam Folat

Asam folat adalah nutrisi penting yang harus dipenuhi selama hamil trimester pertama. Hal ini karena asam folat memiliki peran penting untuk mencegah terjadinya cacat tabung saraf. Untuk memenuhi asupan gizi sebanyak 600 mikrogram yang direkomendasikan per hari, Anda bisa menggunakan vitamin prenatal setiap hari dan mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, stroberi dan sayuran berdaun hijau, kembang kol, kacang-kacangan, kacang merah, dan bit.

Vitamin B6

Vitamin B6 adalah salah satu jenis vitamin yang dapat larut dalam air. Vitamin B6 memiliki manfaat untuk mengolah protein menjadi asam amino dan berguna untuk mencerna karbohidrat dan lemak sehingga tubuh Anda bisa memperoleh nutrisi dan energi. Vitamin B6 juga bermanfaat untuk pembentukan organ tubuh dan pertumbuhan serta perkembangan janin, mencegah anemia pada ibu hamil, dan meningkatkan energi.

DHA

Asam lemak omega-3 dan DHA dapat ditemukan pada ikan yang kadar merkurinya rendah seperti ikan teri, ikan herring, dan ikan sarden. Anda mungkin akan mengalami mual saat makan makanan laut, jadi pastikan bahwa DHA termasuk dalam vitamin prenatal Anda.

Vitamin A

Vitamin A sangat bermanfaat untuk perkembangan penglihatan janin dan mendukung fungsi kekebalan. Namun, Anda perlu mengingat bahwa mengonsumsi terlalu banyak vitamin A bisa menimbulkan efek berbahaya. 

Hal ini karena vitamin A bisa larut dalam lemak, dan tubuh menyimpan kelebihan vitamin A dalam hati. Akumulasi vitamin A yang berlebihan justru dapat memicu efek toksik pada tubuh yang menyebabkan kerusakan hati. Bahkan kelebihan vitamin A ini bisa menyebabkan cacat lahir. 

Vitamin D

Vitamin D adalah vitamin yang bisa larut dalam lemak yang berfungsi untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, dan membantu pembelahan sel. Jika saat hamil Anda mengalami kekurangan vitamin D, hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya operasi caesar, preeklamsia, kelahiran secara prematur, dan diabetes gestasional.

Asupan vitamin D yang direkomendasikan selama hamil adalah 600 IU atau 15 mcg per hari. Akan tetapi, menurut beberapa ahli menunjukkan bahwa kebutuhan vitamin D selama kehamilan menjadi jauh lebih tinggi. 

Kalsium

Kalsium penting untuk membantu pertumbuhan gigi dan tulang bayi. Tak hanya itu, bayi yang sedang tumbuh akan mengambil kalsium dari tubuh Anda. Hal ini jika Anda hanya mendapatkan asupan kalsium yang sedikit dalam makanan Anda, dapat membuat tulang Anda mudah rapuh atau osteoporosis di kemudian hari. 

Anda sebaiknya mencukupi asupan kalsium sebanyak 1.000 miligram per hari melalui diet seimbang seperti mengonsumsi keju, susu, yoghurt, dan sayuran berdaun gelap. Namun jika Anda masih ragu, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai suplemen yang harus Anda konsumsi.

Zat Besi

Nutrisi seperti zat besi penting karena suplai darah Anda menjadi meningkat karena harus memenuhi kebutuhan bayi yang sedang tumbuh. Asupan zat besi per hari yaitu 27 miligram yang dapat Anda penuhi dari mengonsumsi makanan seperti daging sapi, daging ayam, telur, tahu, dan sayuran bayam. Jika Anda masih ragu, Anda bisa berkonsultasi mengenai suplemen vitamin ibu hamil trimester 1 kepada dokter Anda agar risiko anemia selama kehamilan dapat dihindari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *